Keamanan wilayah perbatasan laut Indonesia merupakan isu penting mengingat kompleksitas geografis dan potensi ancaman yang beragam. Kebijakan pertahanan dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menjadi fokus utama dalam upaya menjaga kedaulatan negara dan melindungi sumber daya alam yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kebijakan pertahanan, infrastruktur, anggaran, teknologi, dan koordinasi terhadap keamanan perbatasan laut Indonesia. Tujuan lainnya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam meningkatkan keamanan wilayah perbatasan laut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 45 responden yang terdiri dari berbagai stakeholder terkait kebijakan pertahanan dan infrastruktur. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengukur persepsi responden terhadap variabel-variabel yang diteliti. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan pertahanan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keamanan perbatasan laut (Beta = 0.45, t = 4.67, p < 0.001). Infrastruktur juga berkontribusi signifikan (Beta = 0.50, t = 4.13, p = 0.003), bersama dengan anggaran (Beta = 0.38, t = 4.36, p = 0.002), teknologi (Beta = 0.47, t = 4.46, p < 0.001), dan koordinasi (Beta = 0.42, t = 3.67, p = 0.005). Hasil uji koefisien regresi menunjukkan bahwa model-model ini secara keseluruhan dapat menjelaskan variasi dalam keamanan perbatasan laut (F = 4.98 - 5.67, p < 0.005).
Copyrights © 2024