Penelitian ini mengkaji manipulasi laba yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya antara tahun 2017 hingga 2019. Kecurangan ini mencakup penyajian yang tidak benar dari laporan keuangan yang disengaja oleh manajemen perusahaan, yang pada akhirnya menyebabkan kebangkrutan dan gagal bayar pada nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data laporan keuangan dari tahun 2017 (sebelum fraud), 2018 (saat fraud), dan 2019 (setelah fraud). Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa teknik manipulasi yang digunakan oleh perusahaan, termasuk manipulasi arus kas dan penyalahgunaan aset. Dengan menggunakan teori Arrogance Pentagon, penelitian ini mengidentifikasi lima elemen risiko yang menjadi pendorong utama terjadinya kecurangan. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi regulator dan pemangku kepentingan tentang pentingnya pengawasan dan kontrol internal yang kuat untuk mencegah kecurangan di masa depan.
Copyrights © 2024