Metodologi kuantitatif diterapkan selama penyelidikan ini. Jenis penelitian yang dipakai yaitu Quasi Experiment dengan menggunkan pretest and posstest class. Purposive sampling menjadi teknik yang digunakan dalam penentuan sampel, sehingga didapatkan kelas XI Fisika A sebagai kelas eskperimen serta kelas XI Fisika C kelas kontrol. Tes diberikan dengan menggunakan instrumen tes berupa soal essay yang sesuai indikator maisng-masing keterampilan. Sebelum tes diberikan, instrumen akan diuji cobakan untuk validitas, reliabilitas, dan taraf kesurakan. Tes akan diberikan sebanyak 2 kali, sebelum pembelajaran dimulai sebelum diberikan perlakuan dan diakhir pembelajaran setelah diberi perlakuan. Hasil penelitian pada pada uji hipotesis keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kreatif mendpat nilai signifikansi kurang dari <0,05 yang memperlihatkan rata-rata pretest dan posttest berbeda. Sehingga bisa disimpukan bahwasanya model pembelajaran creative problem solving signifikan memengaruhi keterampilan pemecahan masalah serta berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2024