Permasalahan yang dihadapi oleh dimooy konveksi dengan brand youth culture club adalah keterbatasan sumber daya untuk memproduksi produknya. Tidak ada standar perencanaan produksi dalam konveksi dan sablon karena sistem produksi di perusahaan ini mengikuti sumber daya yang ada sehingga proses produksi tidak akan optimal dan keuntungan yang diperoleh tidak akan maksimal. Dengan permasalahan yang ada, peneliti memecahkan masalah ini dengan menggunakan metode pemrograman linier dengan bantuan aplikasi POM-QM untuk windows. Dan dapatkan hasil X1 = 61 pcs X2 = 34 pcs dan sisa kain 5.700 gram dengan keuntungan Rp 2.959.231. Dari hasil tersebut, dapat digambarkan bahwa Dimooy Convection dapat memproduksi kaos dari artikel klub budaya remaja sebanyak 61 pcs kaos biasa dan 34 kaos oversize dengan keuntungan untuk kaos reguler sebesar Rp 29.000 X 61 pcs = Rp 1.769.000, sedangkan keuntungan untuk kaos oversize sebesar Rp 35.000 X 34 = Rp 1.190.000. Jadi total keuntungan youth culture club sebesar Rp 1.769.000 + Rp 1.190.000 = IDR 2.959.231.
Copyrights © 2024