Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran risiko maksimum portofolio saham optimal pada indeks JII dengan menggunakan metode EWMA. Metode EWMA merupakan salah satu pendekatan metode yang dapat digunakan untuk mengukur risiko portofolio. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan menggunakan data sekunder yang terdaftar di JII selama periode 1 Juni 2023 – 30 Juni 2024. Harga penutupan dari masing-masing saham diperoleh dengan mengakses Yahoo Finance. Langkah analisis yang dilakukan adalah mencari komposisi portofolio optimal berdasarkan metode MVEP selanjutnya dari portofolio optimal yang sudah terbentuk tiap saham yang ada akan dianalisis risikonya dengan menggunakan metode EWMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio optimum yang diperoleh terdiri dari BRIS 21.40%, ADRO 14.88%, AKRA 29,64%, dan ITMG 34,07%. Dengan total investasi sebesar Rp100.000.000, Value at Risk yang akan diterima adalah sebesar kerugian maksimum yang akan diterima investor dengan modal investasi awal sebesar Rp100.000.000 adalah sebesar Rp3.087.572,21 atau sekitar 0.03% dari modal investasi.
Copyrights © 2024