Sayur dan buah-buahan adalah limbah organik dengan kadar air tinggi dan serat selulosa. Limbah nabati dapat digunakan sebagai pupuk pada tanaman karena limbah sayur memilikii berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk tanaman. Penggunaan limbah sayur atau limbah dapur sebagai pupuk juga secara efektif mengurangi bau yang tidak menyenangkan di lingkungan keluarga. Kandungan buah dan limbah sayur sangat berguna untuk kesuburan tanah, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam pembuatan pupuk organik dan mikroorganisme lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara alternatif memanfaatkan ampas kulit sayur maupun buah serta memahami nutrisi dalam pupuk organik cair (POC). Bahan utama pada penelitian ini menggunakan 3 limbah, yaitu limbah sawi, ampas kulit jeruk dan ampas kelapa. Penelitian ini dilakukan dengan cara fermentasii dan penambahan larutan EM4. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pupuk organik cair dapat mengurangi limbah meningkatkan kualitas pada tanah. Selain itu juga dapat digunakan sebagai pengganti pupuk buatan yang mengandung bahan kimia berbahaya serta pupuk organik cair memiliki kandungan positif yaitu nitrogen dan kalium.
Copyrights © 2024