Penelitian ini didasari oleh kurangnya penggunaan bahasa Jawa oleh anak-anak usia dini dalam komunikasi sehari-hari. Anak-anak kurang familiar dengan bahasa Jawa, meskipun mereka penduduk asli (orang Jawa). Tujuan penelitian ini adalah untuk melestarikan bahasa Jawa agar tetap digunakan di kalangan anak-anak yang sudah semakin menurun seiring dengan perkembangan zaman. Dalam hal ini penyampaian mendongeng dijadikan sebagai sarana Pelestarian bahasa Jawa pada Anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi yang melibatkan anak kelas Kepongpong dan Kupu-kupu, guru , Penyelenggara, dan orangtua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mendongeng dalam bahasa Jawa efektif dalam meningkatkan kosakata, pemahaman struktur kalimat, dan minat anak-anak terhadap bahasa dan budaya Jawa. Anak-anak yang mengikuti program ini menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa Jawa dan apresiasi terhadap cerita-cerita tradisional. Selain itu, program ini juga meningkatkan partisipasi orang tua dalam mendukung komunikasi bahasa Jawa di rumah. Mendongeng dalam bahasa Jawa merupakan strategi yang efektif untuk melestarikan bahasa Jawa di kalangan anak usia dini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi PAUD lain dalam upaya melestarikan bahasa dan budaya daerah. Upaya berkelanjutan dalam mengintegrasikan bahasa daerah dalam pendidikan anak usia dini sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya Indonesia.
Copyrights © 2024