Penelitian ini mengungkap fenomena yang cukup menghawatirkan di Bali, yakni operasi ilegal produksi dan distribusi obat-obatan terlarang yang dilakukan kelompok kriminal asing di wilayah Canggu. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka yang mendalam, kajian ini berusaha memaparkan temuan-temuan penting dari berbagai sumber berita dan laporan terkait. Ditemukan adanya laboratorium gelap yang memproduksi dan mendistribusikan jenis narkoba baru bernama DMT (Dimethyltryptamine) untuk pertama kalinya di negeri ini. Hasil penelitian mengungkap bagaimana perkembangan pariwisata di kawasan tersebut telah memfasilitasi ekspansi operasi kelompok asing tersebut dengan memanfaatkan infrastruktur wisata. Kajian lebih lanjut mengeksplorasi dampak negatif fenomena ini terhadap keamanan, sosial, ekonomi masyarakat setempat, serta citra pariwisata Bali. Belum lagi tantangan yang dihadapi aparat dalam menanggulangi persoalan ini seperti keterbatasan sumber daya dan koordinasi antar instansi. Temuan penelitian diharapkan dapat menginformasikan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menyikapi dampak buruk pariwisata dan menjaga keamanan di Bali serta melindungi masyarakat lokal.
Copyrights © 2024