Literasi sebagai suatu gerakan partisipatif seluruh masyarakat untuk mendorong proses peningkatan kemampuan dalam mengakses, memahami, serta mengaplikasikan aspek-aspek literasi dalam kehidupan sehari-hari. Desa Tobu terpilih sebagai sasaran pengabdian dan pemberdayaan melalui tahap observasi dan wawancara. Pemberdayaan berupa 5 rumah literasi serta fasilitas pelengkapnya diimplementasikan dalam upaya meningkatkan semangat belajar masyarakat menuju desa cerdas. Pemberdayaan yang dilakukan tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi mahawasiswa (PPK Ormawa) HMP PGSD IPS 2024 kepada masyarakat desa Tobu sebagai bentuk pencegahan buta aksara, mengasah keterampilan kecakapan hidup masyarakat, mengembangkan soft skills mahasiswa, memperkuat kapasitas Ormawa, meningkatkan mutu Pendidikan, serta menjadikan masyarakat desa Tobu sebagai manusia literal. Aspek-aspek literasi diterapkan kepada warga belajar 5 rumah literasi yang terdiri atas rumah literasi pertanian, sanggar tenun Nekmese, barber shop GAGS, dan dua taman baca masyarakat. Dalam pelaksanaannya, rumah literasi sebagai solusi dalam menciptakan suasana belajar dan pelatihan yang nyaman, sebagai wadah berkumpul masyarakat belajar, serta sebagai tempat mempromosikan hasil belajar dan pelatihan. Melalui rumah literasi, masyarakat dapat mengembangkan keterampilan mengelola berbagai potensi alam yang dimiliki, mengelola berbagai jenis usaha, belajar dan berlatih mengembangkan kreativitas, serta memperoleh berbagai kemampuan berliterasi.
Copyrights © 2024