Abstract:This writing seeks a solution to every problem that occurs to congregations who want to attempt suicide. The author uses the literature research method in this paper by looking back or reviewing previous studies that have the same theme. Suicide or attempted suicide is an act that is viewed negatively. In various countries, this act is a problem that often occurs, which is carried out by all ages. The causes of this behavior can occur from various things that trigger it and the negative impacts resulting from this behavior. The pleasures offered by the world today and in the digital era and the ease of accessing anything on the internet cannot be a way out for people who have lost their enthusiasm for life. Suicidal behavior is also carried out by Christians or people who believe in Christ. When a member of the congregation attempts suicide, the assistance of the pastor and an attitude of acceptance by all members of the congregation is needed. Self-healing from within after the incident is an effective and intensive way to restore members of the congregation. The results of the research provide several efforts that can be carried out by pastors and all church members for assistance services to members who are contemplating suicide. This counseling and mentoring service directs Christians to revive their confidence in Christ as individuals who are valuable and worthy to live in the time entrusted by God to be a blessing to others. Abstrak:Penulisan ini mengusahakan jalan keluar dari setiap masalah yang terjadi kepada jemaat yang ingin melakukan percobaan bunuh diri. Metode literature research dipakai penulis dalam paper ini dengan melihat kembali atau meninjau dari penelitian-penelitian sebelumnya yang mempunyai tema yang sama. Bunuh diri atau percobaan bunuh diriadalah suatu perbuatan yang dipandang negatif. Di berbagai negara perbuatan tersebut adalah masalah yang sering terjadi, yang dilakukan oleh semua usia. Penyebab perilaku ini dapat terjadi dari berbagai hal yang menjadi pemicu untuk melakukannya dan dampak negatif yang diakibatkan dari perilaku tersebut. Kesenangan bagi manusia yang ditawarkan oleh dunia pada jaman sekarang dan di era digital serta mudahnya mengakses apa saja di internet tidak dapat menjadi jalan keluar bagi orang yang sudah kehilangan semangat hidup. Perilaku bunuh diri juga dilakukan oleh orang Kristen atau orang yang percaya jepada Kristus. Ketika percobaan bunuh diri dilakukan oleh anggota jemaat, maka diperlukan pendampingan gembala sidang dan sikap penerimaan seluruh warga jemaat. Pemulihan diri dari dalam pasca kejadian tersebut adalah cara efektif dan intensif untuk memulihkan anggota jemaat tersbut. Hasil penelitian memberikan beberapa usaha yang dapat dikerjakan oleh gembala sidang dan seluruh warga gereja untuk pelayanan pendampingan kepada anggota yang bernit untuk bunuh diri. Pelayanan konseling dan pendampingan ini mengarahkan orang Kristen untuk memunculkan kembali kepercayaan dirinya di dalam Kristus sebagai pribadi yang berharga dan layak untuk hidup di waktu yang dipercayakan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama.
Copyrights © 2024