Rusmiyanto, Andreas Danang
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kasih Allah Sebagai Pemaknaan Dalam Injil Adalah Kekuatan Allah: Kajian Teologis Roma 1:16-17 Rusmiyanto, Andreas Danang
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen - Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v5i2.237

Abstract

Faith in Jesus Christ as the savior who brings salvation is often understood to be something that is common in the eyes of today's believers. This is reflected in several statements made at a meeting in the Christian community. Not being able to interpret the meaning of the Bible is the power of God that saves making a Christian faith often weak in the strength of the principles of truth in salvation. The gospel is power is a meaning of God's love that is so deep in human life in general and believers in particular. To describe this, the author uses a qualitative method with a critical description of a phrase which states that the Bible is the power of God as the meaning of His love. By using literature studies from various sources and exegesis from Romans 1:16 it is believed to be able to provide a correct understanding in interpreting a phrase that has a deep meaning for faith in the savior in today's life.AbstrakIman kepada Yesus Kristus sebagai sang juru selamat yang mendatangkan keselamatan sering kali dipahami menjadi sesuatu yang biasa menurut pemandangan orang percaya masa kini. Hal itu tercermin dari beberapa pernyataan-pernyataan yang disampaikan dalam suatu pertemuan di komunitas Kristen. Kurang dapat memaknai arti dari Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan menjadikan suatu iamn Kristen menjadi seringkali tidak kuat dalam kekuatan prinsip kebenaran dalam keselamatan tersebut. Injil adalah kekuatan adalah suatu makna kasih Allah yang begitu dalam dalam kehidupan manusia pada umumnya dan orang percaya pada khususnya. untuk mendeskripsikan tentang hal itu penulis menggunakan metode kualitatif dengan deskriptif kritis akan suatu frasa yang menyebutkan bahwa Injil adalah kekuatan Allah sebagai makna kasih-Nya. Dengan menggunakan kajian literatur dari berbagai sumber dan eksegesis dari surat Roma 1:16 diyakini dapat memberikan suatu pengertian yang benar dalam memaknai sebuah frasa yang mempunyai arti yang dalam bagi iman kepada sang juru selamat di kehidupan masa kini.
Membangun Spiritualitas Kristiani Posmodern melalui Analogi Pembebasan Israel dari Mesir Waoma, Ken Jacks Gunawan; Rusmiyanto, Andreas Danang
Jurnal EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol 10, No 1: Desember 2023
Publisher : STT Iman Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47543/efata.v10i1.131

Abstract

This article examines the event of Israel's liberation from Egypt as a typology of the work of the Messiah and reflects it for Christian spirituality in the current post-postmodern era. This research investigates the parallels between the story of Israel's liberation and the teachings about the Messiah, highlighting symbolic meanings that can be applied analogically in the context of postmodern Christian life. This research uses descriptive and interpretative analysis methods with a hermeneutic approach. The typology of messianic work shown by the narrative of Israel's liberation from Egypt can become the foundation of Christian spirituality in the postmodern era. Abstrak Artikel ini mengkaji peristiwa pembebasan Israel dari Mesir sebagai tipologi karya Mesias dan merefleksikannya bagi spiritualitas kristiani di era posposmodern saat ini. Penelitian ini menyelidiki paralel antara kisah pembebasan Israel dan ajaran tentang Mesias, menyoroti makna simbolis yang dapat diaplikasikan secara analogis dalam konteks kehidupan Kristen posposmodern. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan interpretatif dengan pendekataan hermeneutik. Tipologi karya mesias yang ditunjukkan oleh narasi pembebasan Israel dari Mesir dapat menjadi fondasi spiritualitas kekristenan di era posmodern.
Fenomena Perceraian Yang Terjadi Bagi Pasangan Yang Bekerja Sebagai TKI: Sebuah Kajian Teologis Rusmiyanto, Andreas Danang
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Teologi dan Pentakosta Indonesia - April 2023
Publisher : Pusat Studi Pentakosta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54403/rjtpi.v3i1.57

Abstract

Having a high income while working as a TKI is a dream for every family who works as a hero of the country's foreign exchange, even when overseas working as a TKI as a Household Assistant. However, then one of the negative impacts emerged, namely the destruction of the household that was built because one of the couples decided to divorce. What could be the cause? Why do families where one partner or both work as migrant workers easily decide to divorce? What is the perspective of the family who decides to divorce Biblically? What made the divorce inevitable? The fact that happened is, there are Christian couples who are forced to make the decision to divorce, what is the attitude of the church or the pastor of the congregation? This paper uses a qualitative method with case studies that occur in the field and from various sources of literature from previous researchers. This paper will provide information and contributions for families who work as migrant workers to better consider the decision to separate from their spouse to work as migrant workers with a biblical view.AbstrakMempunyai penghasilan tinggi ketika bekerja sebagai TKI adalah suatu impian bagi setiap keluarga yang bekerja sebagai pahlawan devisa negara, walaupun ketika di luar negeri mejadi TKI sebagai Asisten Rumah Tangga.  Akan tetapi kemudian muncul salah satu dampak negatif yaitu hancurnya rumah tangga yang dibangun karena salah satu pasangan memutuskan untuk bercerai. Apa yang menjadi penyebabnya? Mengapa keluarga yang salah satu pasangan atau keduanya sebagai TKI mudah memutuskan untuk bercerai? Bagaiman cara pandang keluarga yang memutuskan bercerai tersebut secara Alkitabiah? Apa yang menyebabkan perceraian tersebut tidak terhindarkan? Fakta yang terjadi adalah, ada pasangan Kristen yang terpaksa mengambil keputusan untuk bercarai, bagaimana sikap gereja atau gembala sidang? Paper ini menggunakan metode secara kualitatif dengan studi kasus yang terjadi di lapangan dan dari berbagai sumber literatur dari penenliti sebelumnya. Paper ini akan memberikan informasi dan sumbangsih untuk keluarga yang bekerja sebagai TKI untuk lebih baik lagi dalam mempertimbangkan keputusan untuk berpisah dengan pasangan untuk bekerja sebagai TKI dengan pandnagan secara alkitabiah.
Tawanan Harapan: Eksplorasi Peran Pendampingan Gembala Sidang dalam Mengatasi Pencobaan Bunuh Diri di Kalangan Jemaat dengan Fondasi Iman Kristen Rusmiyanto, Andreas Danang
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Vol 4, No 1 (2024): Ritornera Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia
Publisher : Pusat Studi Pentakosta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54403/rjtpi.v4i1.83

Abstract

Abstract:This writing seeks a solution to every problem that occurs to congregations who want to attempt suicide. The author uses the literature research method in this paper by looking back or reviewing previous studies that have the same theme. Suicide or attempted suicide is an act that is viewed negatively. In various countries, this act is a problem that often occurs, which is carried out by all ages. The causes of this behavior can occur from various things that trigger it and the negative impacts resulting from this behavior. The pleasures offered by the world today and in the digital era and the ease of accessing anything on the internet cannot be a way out for people who have lost their enthusiasm for life. Suicidal behavior is also carried out by Christians or people who believe in Christ. When a member of the congregation attempts suicide, the assistance of the pastor and an attitude of acceptance by all members of the congregation is needed. Self-healing from within after the incident is an effective and intensive way to restore members of the congregation. The results of the research provide several efforts that can be carried out by pastors and all church members for assistance services to members who are contemplating suicide. This counseling and mentoring service directs Christians to revive their confidence in Christ as individuals who are valuable and worthy to live in the time entrusted by God to be a blessing to others. Abstrak:Penulisan ini mengusahakan jalan keluar dari setiap masalah yang terjadi kepada jemaat yang ingin melakukan percobaan bunuh diri. Metode literature research dipakai penulis dalam paper ini dengan melihat kembali atau meninjau dari penelitian-penelitian sebelumnya yang mempunyai tema yang sama. Bunuh diri atau percobaan bunuh diriadalah suatu perbuatan yang dipandang negatif. Di berbagai negara perbuatan tersebut adalah masalah yang sering terjadi, yang dilakukan oleh semua usia. Penyebab perilaku ini dapat terjadi dari berbagai hal yang menjadi pemicu untuk melakukannya dan dampak negatif yang diakibatkan dari perilaku tersebut. Kesenangan bagi manusia yang ditawarkan oleh dunia pada jaman sekarang dan di era digital serta mudahnya mengakses apa saja di internet tidak dapat menjadi jalan keluar bagi orang yang sudah kehilangan semangat hidup. Perilaku bunuh diri juga dilakukan oleh orang Kristen atau orang yang percaya jepada Kristus. Ketika percobaan bunuh diri dilakukan oleh anggota jemaat, maka diperlukan pendampingan gembala sidang dan sikap penerimaan seluruh warga jemaat. Pemulihan diri dari dalam pasca kejadian tersebut adalah cara efektif dan intensif untuk memulihkan anggota jemaat tersbut. Hasil penelitian memberikan beberapa usaha yang dapat dikerjakan oleh gembala sidang dan seluruh warga gereja untuk pelayanan pendampingan kepada anggota yang bernit untuk bunuh diri. Pelayanan konseling dan pendampingan ini mengarahkan orang Kristen untuk memunculkan kembali kepercayaan dirinya di dalam Kristus sebagai pribadi yang berharga dan layak untuk hidup di waktu yang dipercayakan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. 
Kajian Teologis Tentang Judi Online Slot Terhadap Keimanan Orang Kristen Masa Kini Rusmiyanto, Andreas Danang
APOSTOLOS Vol 4 No 1 (2024): May
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/a.v4i1.273

Abstract

The desire to obtain abundant wealth is everyone's dream. Especially if the way to get it is easy. In essence, gambling is an act that is contrary to religious, moral, decency and legal norms, and is dangerous to the livelihood and life of the community, nation and state. Gambling can also cause losses to those who do it, even though it sometimes provides benefits. But the profits obtained from gambling cannot be used as a justification. In this article the author uses a qualitative descriptive method by reviewing literature from various sources, data and scientific journals related to the subject of discussion about online slot gambling. The author hopes that through this theological study he can provide an explanation of how Christians behave in facing today's challenges, especially online slot gambling.