Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil PISA dan TIMSS yang menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains dan kemampuan pemecahan masalah dalam bidang sains masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan pengaruh model case based learning berbantuan video kontekstual terhadap kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran fisika kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian sebanyak 167 peserta didik, dengan sampel sebanyak 102 peserta didik yang ditetapkan dengan teknik simple random sampling. Data kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif fisika dikumpulkan dengan tes essay. Analisis data menggunakan uji statistik Multivariat Analysis of Covarian (MANCOVA) satu jalur. Pengujian hipotesis menggunakan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif fisika secara bersama-sama antara kelompok model case based learning berbantuan video kontekstual, model case based learning dan model direct instruction; (2) terdapat perbedaan kemampuan literasi sains fisika dan keterampilan berpikir kreatif antara kelompok model case based learning berbantuan video kontekstual, model case based learning dan model direct instruction. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model case based learning berbantuan video kontekstual secara signifikan berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains dan keterampilan berpikir kreatif dalam pembelajaran fisika kelas XI SMA.
Copyrights © 2024