Penelitian ini didasarkan dari latar belakang permasalahan proses kegiatan pembelajaran pasca pandemi covid-19, yang dimana kegiatan pembelajaran dilaksankan secara terbatas dengan menggunakan model pembelajaran hybrid learning, dimana pembelajaran dengan model hybrid learning ini memiliki kekurangan serta kelebihan yang dapat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran, salah satunya pada proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMAN 6 Garut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan model hybrid learning di SMAN 6 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah populasi keseluruhan 1.287 siswa. Sedangkan sampelnya dipilih menggunakan teknik sampling purposive berdasarkan kriteria siswa-siswi SMAN 6 Garut yang pernah mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan model hybrid learning di sekolah tersebut, yang kemudian di pangkas kembali menggunakan rumus slovin dengan hasil jumlah sampel yang diperlukan yaitu sebanyak 273 siswa. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner berbentuk google form yang di sebarkan, dengan jumlah item sebanyak 43 pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan teknik analisis deskriptif dengan rumus persentase yang diolah melalui bantuan aplikasi Microsoft Office Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dengan model hybrid learning di SMAN 6 Garut termasuk kedalam kriteria efektivitas pembelajaran yang efektif. Hal ini bisa dilihat dari hasil analisis statistik dengan rumus persentase yang diolah menggunakan bantuan Microsoft Office Excel yaitu nilai rata-rata persentasenya sebesar 70%.
Copyrights © 2024