Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan tentang politik uang dalam konteks Pemilu 2024, dengan fokus pada analisis nilai moral dan integritas. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 56 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi kritis terhadap praktik politik uang, memandangnya sebagai ancaman serius terhadap integritas demokrasi. Mereka mengidentifikasi dampak negatif politik uang terhadap kepercayaan publik, partisipasi politik, dan kesetaraan ekonomi-politik. Dari perspektif moral, mahasiswa secara tegas menolak politik uang sebagai pelanggaran etika. Dalam konteks Pemilu Serentak 2024, mereka menyadari tantangan logistik dan pentingnya pendidikan pemilih. Penelitian ini mengungkapkan kesenjangan antara kesadaran kritis mahasiswa dan peluang partisipasi mereka dalam sistem politik, menyoroti perlunya upaya sistematis untuk memberdayakan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam memperkuat integritas demokrasi Indonesia.
Copyrights © 2024