Relasi suami-istri yang tidak stabil membuka peluang lahirnya aktivitas perselingkuhan. Tujuan penelitian ini adalah memahami dinamika interdependensi suami-istri yang menghadapi perselingkuhan pihak istri. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Kriteria subjek adalah seorang istri yang pernah melakukan perselingkuhan dan masih mempunyai ikatan pernikahan. Tiga orang subjek terpilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan istri dilatarbelakangi multi faktor. Relasi interdependensi suami-istri bersifat dinamis karena kehadiran orang ketiga. Relasi berbentuk actor control saat perselingkuhan. Relasi bertransformasi bentuk menjadi partner control pasca perselingkuhan. Relasi nonmutual yang termanifestasi dalam perilaku permisif terhadap suami justru diinisiasi oleh istri sebagai upaya menebus rasa bersalah dan mempertahankan pernikahan. Penelitian berimplikasi teoretis mendukung efek norma sosial dalam membaca interdependensi.
Copyrights © 2022