Selama pandemi Covid-19, sekitar 70 persen orang berpendapatan rendah mengalami penurunan penghasilan yang sangat besar termasuk yang tinggal di perkotaan dan memiliki tanggungan dengan pola konsumsi yang berubah yakni biaya pembayaran produk makanan, kesehatan dan komunikasi (internet, pulsa, paket data) yang meningkat tajam sedangkan beralih pekerjaan sangat sulit dilakukan karena keterbatasan pekerjaan disebabkan kelesuan dunia usaha. Penelitian deskriptif-korelasional ini dimaksudkan untuk mengungkap tegangan psikologis dan strategi koping pekerja berusia muda khususnya pencari nafkah berpendapatan rendah yang memiliki tanggungan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner daring via aplikasi Google berupa skala psikologis, pertanyaan-pertanyaan demografik dan satu pertanyaan terbuka. Dari hasil analisis data diketahui bahwa secara umum stres (perceived stress) pada partisipan tergolong tinggi, dengan preferensi koping task-focused coping merupakan yang tertinggi. Adapun respon dominan pada pertanyaan terbuka mengungkapkan setidaknya 6 cara mengatasi kesulitan keuangan selama masa krisis. Hasil penelitian ini dan keterbatasannya dibahas dalam kerangka implikasi praktis dan teoritis, khususnya dalam perspektif Teori Koping dalam konteks krisis finansial dalam situasi pandemik.
Copyrights © 2023