Penetasan alami yang masih menggunakan indukan ayam dirasa kurang bagus dikarenakan telurnya terancam pecah, dimakan hewan lain seperti tikus dan ular. Maka dirancang mesin penetas telur sehingga dapat memberikan keamanan terhadap telur yang ditetaskan. Mesin penetas telur dirancangkan dengan kapasitas 100 butir telur sehingga dapat menetaskan telur dengan jumlah yang banyak secara bersamaan, material yang dipilih dalam perancangan mesin ini menggunakan besi hollow 40 mm x 40 mm tebal 1 mm untuk rangka dan plat galvanis tebal 0,8 mm untuk penutup rangkanya agar dapat tahan terhadap pemangsa telur dan keawetan mesin. Kemudian untuk mengetahui kekuatan rangka menggunakan software autodesk inventor dengan 2 variabel material 30 mm x 30 mm dan 40 mm x 40 mm dengan ketebalan 1 mm yang diberikan pembebanan 20 kg. Hasil yang didapat setelah pengujian rangka berupa data von mises stress, displacement, dan safety factor. Material 30 mm x 30 mm mendapatkan hasil von mises stress 19,87 Mpa, displacement 0,0395 mm, dan safety factor 10,42 ul. Sedangkan material 40 mm x 40 mm mendapatkan hasil von mises stress 3,821 Mpa, displacement 0,01285 mm dan safety factor 15 ul.
Copyrights © 2024