Perkermbangan tekonologi komputer yang sanagt pesat telah mendorong penggguna sistem pakar, yang merupakan bagian dari kecerdasan buatan yang mengandung pengetahuan pakar untuk memecahkan masalah tertentu termasuk mendiagnosis sebuah penyakit. Penyakit mulut dan kuku menjadi masalah besar bagi peternak, terutama dipedesaan yang kekurangan akses kedokter hewan dan pengobatan dini. Survei pada juli 2022 menunjukkan 329.829 ekor hewan terkena penyakit ini, 97 % diantaranya adalah hewan sapi. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti mengembangkan sistem pakar menggunakan metode Forward Chaining yang telah terbukti efektif dalam berbagai aplikasi diagnosis. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini dapat membantu peternak dalam mengolah data gejala dan penyakit dalam mendiagnosis sebuah penyakit dengan efesien. Dengan hasil nilai pengujian akurasi sebesar 90% membuktikan bahwa penerapan metode Forward Chaining dapat di implemntasikan ke dalam sistem pakar.
Copyrights © 2024