Sebagian besar penduduk desa Tiru Lor, Kediri, memelihara ternak. Para peternak sering menggunakan rumput gajah sebagai pakanternak mereka. Rumput gajah harus diolah terlebih dahulu agar lebih mudah dikonsumsi. Namun, pencacahan rumput gajah yang dilakukan oleh peternak masih bersifat tradisional menggunakan pisau golok atau sabit. Sebuah mesin pencacah dibutuhkan sebagai sarana untuk membantu para peternak dalam merajang rumput. Salah satu manufaktur suatu mesin yaitu merancang dan menganalisa komponen yang digunakan. Mata pisau merupakan salah satu komponen penting pada mesin pencacah rumput gajah. Perancangan dan analisis pisau dilakukan menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor. Berdasarkan hasil analisis pisau didapatkan hasil Von Misespada pembebanan 10 kg, 15 kg, 20 kg bertutut turut sebesar 318,3 MPa, 488,8 MPa,652,4 MPa. Sedangkan, besaran displacement pada variasi pembebanan 10 kg, 15 kg,20 kg bertutut turut memiliki nilai 0,005836 mm, 0,009535 mm, 0,01267 mm. Hasil Safetyfactor pada simulasi ini sangat kecil yaitu 0,65 ul.
Copyrights © 2024