Perlu adanya pengujian untuk mengetahui bakat dan minat anak yang telah dimiliki sejak dini. Setiap anak mempunyai bakat uniknya masing-masing. Karena, bakat dan minat seorang anak tidak serta merta terlihat jelas. Maka perlu adanya bantuan seorang guru dan orang tua sangat penting untuk mengenali serta memahami bakat anaknya. Selanjutnya setelah mengetahui bakat minat tersebut, bisa untuk lebih mengarahkan untuk mengembangkan kecerdasannya. Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak Good Morning Fanz Family, dalam menentukan bakat minatnya bersifat tradisional atau masih direkomndasikan oleh gurunya. Dimana belum sesuai dengan hati nurani anak tersebut. Kriteria yang dgunakan di penelitian ini yaitu bermain bola, kerajinan tangan origami, berdiri diatas 1 kaki, kolase dari biji kedelai, dan melukis. Pada penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierachy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Dimana metode Anaytical Hierachy Process (AHP) merupakan metode pendukung keputusan yang digunakan untuk menentukan nilai bobot dari kriteria yang ada. Dari bobot yang telah ditentukan dilanjutkan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang merupakan suatu metode pendukung keputusan yag dipakai untuk mengetahui nilai peringkingan alternatif secara tepat dan cepat. Dari hasil penenlitian bahwa dengan adanya aplikasi bakat dan minatdengan kriteria bermain bola, kerajinan tangan origami, berdiri diatas 1 kaki, kolase dari biji kedelai dan melukis dapat mempermudah dalam mengidentifikasikan bakat dan minat anak. Serta dari implementasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan pembobotan Analytical Hierachy Processs (AHP) yang digunakan berfungsi untuk mendapatkan nilai efektifivitas memudahkan dalam merekomendasi bakat minat anak di Taman Kanak-Kanak Good Morning Fanz Family.
Copyrights © 2024