Pendahuluan: Tiga Masalah Kesehatan terbesar remaja (TRIAD KRR), yakni seksualitas, HIV dan AIDS, serta Napza. masalah tersebut dapat dipicu oleh perilaku beberapa seksual berisiko yang dilakukan oleh remaja, antara lain berpacaran, berpegangan tangan, berciuman, berpelukan, mencium bibir hingga melakukan senggama dan pergaulan bebas. Remaja secara pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikologisnya memang rentan terjerumus ke dalam TRIAD KRR. meningkatnya kejadian masalah reproduksi remaja bisa memicu terjadinya bencana sosial pada masyarakat. Perlu upaya edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan self efficacy dengan menggunakan metode tech back tentang kesehatan reproduksi remaja pada situasi kesiapsiagaan bencana sosial. Tujuan: Menganalisis efektifitas edukasi kesehatan reproduksi dengan metode teach back dalam peningkatan pengetahuan dan self efficacy remaha pada situasi kesiapsiagaan bencana sosial. Metode: Quasy Eksperimental dengan rancangan Pretest and Post test. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2023 di SMK 3 Muhammadiyah Ambulu Jember. Penelitian ini melibatkan 91 responden yang diperoleh secara purposive sampling. Kriteria inklusi adalah siswa SMK yang berada di X dan XII serta belum pernah mendapatkan edukasi tentang Kesehatan reproduksi. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Pengolahan data dilakukan melalui proses pembersihan data, pemberian skor, penentuan kategori, tabulasi, dan entry data. Selanjutnya menganalisis uji statistik yaitu Wilcoxon. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Uji statistik menggunakan Wilcoxon. Hasil: Hasil perhitungan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value (Asymp.Sig 2 tailed) sebesar 0.000 dimana kurang dari 0.05 sehingga keputusan hipotesis H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh edukasi kesehatan reproduksi dengan menggunakan metode teach back terhadap pengetahuan dan self efficacy remaja pada situasi kesiapsiagaan bencana social. Kesimpulan: Hendaknya edukasi tentang kesehatan reproduksi terhadap remaja dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan lintas sektoral terutama orang tua
Copyrights © 2024