Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan
Vol 5 No 3 (2023): December

GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEGAWATDARURATAN OBSTETRI PADA PASIEN YANG DIRUJUK DI RSU ANUTAPURA PALU, TAHUN 2018

Muh. Rifai H. Nunu (Unknown)
Djemi (Unknown)
Muh. Ali Hi Palanro (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2023

Abstract

Kegawatdaruratan obstetri terbagi menjadi 3 kelompok faktor risiko, yaitu APGO (Ada Potensi Gawat Obstetri), AGO (Ada Gawat Obstetri), dan AGDO (Ada Gawat Darurat Obstetri). Kegawatdaruratan obstetri dengan faktor risiko yang tinggi merupakan penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya yang efektif pada kegawatdaruratan obstetri adalah dengan rujukan yang tepat dan terencana untuk menghindari adanya rujukan terlambat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko kegawatdaruratan obstetric pada pasien yang dirujuk di RSU Anutapura Palu, tahun 2018. Penelitian ini menggunakan observational deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional terhadap 88 pasien yang dirujuk dengan kegawatdaruratan obstetric. Data diisi dengan menggunakan lembaran checklist. Analisis data menggunakan SPSS 17.0 dan Microsoft Excel 2016. APGO : Ibu dengan umur ≥ 35 tahun dengan 28 kasus (31,8%). AGO : 27 Kasus (30,7%). AGDO : ibu dengan pendarahan anterpartum 27 kasus (30,7%), APGO + AGO kelompok dengan faktor risiko terbanyak yaitu 31 kasus (35,2%). Distribusi resiko sangat tinggi yang terbanyak menjadi faktor risiko ibu hamil sesuai skor yaitu 55 kasus (62,5%), distribusi rujukan dini berencana lebih tinggi sebanyak 54 kasus (61,4%). APGO +AGO menjadi kelompok faktor risiko terbanyak, faktor rujukan tertinggi pada kasus kegawatdaruratan obstetric di RSU Anutapura adalah rujukan dini berencana.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

MA

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan aims to provide both national and international forums to encourage interdisciplinary discussions and contribute to the advancement of medicine, benefiting readers and authors by accelerating the dissemination of research information and ...