Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan dan berfokus pada transformasi pendidikan di era digital, khususnya dalam konteks pendidikan Kristen. Di era digitalisasi, pendidikan mengalami transformasi yang signifikan, dimana penggunaan media digital semakin meluas dan memberikan peluang baru dalam proses belajar mengajar. Tidak lagi terkurung dalam empat dinding ruang kelas, siswa kini dapat mengakses berbagai informasi dan sumber daya melalui internet, memungkinkan pengalaman belajar yang lebih personal dan fleksibel. Transformasi ini sangat relevan bagi pendidikan Kristen, membuka peluang untuk menggali potensi rekonstruksionisme. Penelitian ini menemukan bahwa rekonstruksionisme di era digital melibatkan reorganisasi dan rekonstruksi praktik pendidikan Kristen tradisional agar dapat selaras dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan peserta didik di era digital. Dengan mengintegrasikan alat dan sumber daya digital, pendidikan Kristen dapat beradaptasi dengan lanskap pendidikan yang terus berubah, menyediakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.
Copyrights © 2024