Di era globalisasi saat ini, pengelolaan sumber daya manusia menjadi faktor krusial bagi kesuksesan sebuah perusahaan. Jika pengelolaan sumber daya manusia tidak berhasil, perusahaan harus berupaya mempertahankan karyawannya karena karyawan cenderung ingin mengundurkan diri. Keterlibatan karyawan dalam perusahaan berkaitan erat dengan rendahnya keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan tersebut. Karyawan yang mampu menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadinya mungkin memiliki keinginan yang sangat rendah atau bahkan tidak ada untuk pindah ke tempat lain. Namun, semakin tinggi kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya, semakin besar pula keinginannya untuk meninggalkan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami pengaruh keterlibatan karyawan, keseimbangan kehidupan kerja, serta kepuasan kerja terhadap niat berpindah karyawan PT. EPS Indonesia. Data awal penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan di perusahaan tersebut, dengan menerapkan sampling purposive yang menghasilkan 80 responden. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling dengan aplikasi SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan tidak berdampak signifikan terhadap niat berpindah, dan kepuasan kerja juga tidak memediasi hubungan antara keterlibatan karyawan serta keseimbangan kehidupan kerja dengan niat berpindah. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi PT. EPS Indonesia. In the current era of globalization, human resource management is a crucial factor for the success of a company. If human resource management is not successful, companies must try to retain their employees because employees tend to want to resign. Employee engagement in the company is closely related to the low desire of employees to leave the company. Employees who are able to balance their work and personal lives may have very low or no desire to move elsewhere. However, the higher the employee's satisfaction with their job, the greater the desire to leave the company. This study was conducted to understand the influence of employee engagement, work-life balance, and job satisfaction on the intention to move of PT EPS Indonesia employees. The initial research data was obtained through distributing questionnaires to all employees in the company, by applying purposive sampling which resulted in 80 respondents. Quantitative data analysis was conducted using Structural Equation Modeling with the SmartPLS version 3.0 application. The results showed that employee job satisfaction did not have a significant impact on turnover intention, and job satisfaction also did not mediate the relationship between employee engagement and work-life balance with turnover intention. The findings of this study are expected to provide input for PT EPS Indonesia.
Copyrights © 2024