Penelitian ini mengkaji pemikiran Abdurrahman Mas’ud dalam karyanya Dakwah Smilling Islam, yang dikaji secara filsafat ilmu: ontologi, epistemology dan aksiologi. Adapun Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan studi kepustakaan dengan menganalisis referensi-referensi yang memiliki tema yang sama. Sumber data primernya adalah Otobiografi Prof Abdurrahman Mas’ud. Sumber data sekundernya adalah data yang diperoleh dari sumber-sumber lain yang berkaitan. Hasilnya Dakwah smilling Islam (ramah) merupakan dakwah yang mendasari bahwa Islam membawa ajaran-ajaran yang berpedoman Al-Quran dan Sunnah secara fundamental dan radikal, membawa ajarannya utuh sesuai realitas manusia secara individu maupun sosial dengan landasan keramahan dan toleransi. Objek materil al-Quran dan sunnah tidak hanya sekedar teks melainkan terkandung nilai-nilai yang luhur dapat di interpretasikan pada umatnya. Ajarannya terjaga secara baik dan utuh melalui sanad keilmuan serta tradisi-tradisi masyarakat yang memiliki budi luhur (akhlak baik). Secara empiris, persepsi seorang muslim diarahkan kepada keterbukaan akan dunia luar yang memiliki kemanfaatan bagi pribadi sehingga menghilangkan dikotomi ilmu yang selama ini dianggap tidak baik (sains).
Copyrights © 2024