Industri kerajinan merupakan salah satu industri kreatif yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun industri ini memiliki beberapa kelemahan, diantaranya kualitas sumberdaya manusia (wirausaha) dan tenaga kerja yang masih rendah, lemah dalam desain produk, kurangnya sentuhan modern, belum fokus pada komersialisasi produk, dan kurang memahami manajemen bisnis yang berdampak pada ketidak berhasilan untuk meningkatkan usaha.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memperoleh gambaran/pemetaan kompetensi sumberdaya manusia dan gambaran perilaku kewirausahaan pada industri kerajinan berbasis bahan baku lokal di Kabupaten Bandung. (2) Mengembangkan strategi untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia pada industri kreatif berbasis bahan baku lokal sebagai upaya peningkatan daya saing industri. Penelitian menggunakan metode survey deskriptif. Subyek studi adalah industri kerajinan yang menggunakan bahan baku lokal, seperti industri bordir /sulaman (KBLI), industri lukisan dan industri boneka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kerajinan di Kabupaten Bandung, dilihat dari beberapa aspek memiliki kompetensi yang cukup tinggi, seperti terlihat pada aspek motivasi, ketersediaan tenaga kerja, dan kemampuan pengelolaan bahan baik. Namun ada beberapa kendala, diantaranya kreatifitas dan inovatif, pengembangan yang berkelanjutan (countinuous improvement), minimnya informasi pemasaran, mekanisme peminjaman/kredit yang masih sulit, bantuan dalam pemasaran dan informasi teknologi serta manajemen pelatihan. Strategi peningkatan kompetensi akan melibatkan tiga pihak yaitu : pemerintah, perguruan tinggi, dan bisnis
Copyrights © 2015