Bimbingan konseling perkawinan merupakan layanan bantuan di masyarakat untuk membantu individu atau pasangan suami-istri dalam menyelesaikan problem rumah tangga guna kembali pada tujuan pernikahan. Pernikahan yang langgeng di usia paruh baya merupakan hal yang diimpikan oleh tiap pasangan suami-istri, namun secara fisiologis dan psikologis masa di paruh baya rentan mengalami penurunan, hal ini memicu problematika apabila tidak adanya penyesuaian dan persiapan. Kelanggengan dalam rumah tangga dalam Islam biasa disebut keluarga sakinah. Penelitian ini bertujuan memahami bimbingan konseling perkawinan dalam memertahankan keluarga saki>nah ala Rasulullah Muhammad SAW dan pemikir modern serta memahami konstruksi bimbingan konseling perkawinan dalam memertahankan keluarga saki>nah di usia paruh baya. Dalam penelitian ini, tampilan pengalaman dan wawasan Rasulullah Muhammad SAW dan pemikir Muslim modern ditampilkan sebagai proyeksi data, karena penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research dengan metode pendekatan psikologi dan agama. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kepustakaan, studi dokumentasi, dan editing-organizing. Hasil dari penelitian ini yakni adanya kesesuaian model keluarga sakinah ala Rasulullah Muhammad SAW beserta pemikir modern yaitu Quraish Shihab dan Musthofa Bisri dengan bentuk bimbingan konseling perkawinan secara Islam maupun konvensional. Konstruksi dari penelitian ini ialah adanya relevansi antar bimbingan konseling perkawinan secara Islam dan konvensional. aspek penting yang perlu menjadi prioritas dalam pernikahan yang langgeng ialah kesehatan seksual atau fisik, kesehatan mental, spiritual,dan kondisi hubungan suami-istri.
Copyrights © 2023