Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Buah Dua Kabupaten Sumedang, dengan fokus kajian fenomena demografis pada keluarga di kecamatan ini. Jumlah sampel sebanyak 49 responden dan teknik pengujiannya menggunakan teknik perhitungan persentase. Dari hasil penelitian diperoleh perbedaan usia kawin pertama wanita antara generasi tua dan generasi muda. Rata-rata usia pernikahan pertama wanita generasi tua di bawah 15 tahun dan generasi muda 17 tahun. Perubahan ini disebabkan oleh meningkatnya pendidikan pada wanita generasi muda. Dalam Jumlah anak yang diinginkan, pasangan keluarga generasi tua rata-rata 2 anak dan generasi muda mulai dari 1 hingga 3 anak. Kelahiran anak pertama setelah menikah pada pasangan keluarga generasi tua rata-rata pada tahu ke 3 dan generasi muda pada tahun ke 2. Setelah dihubungkan dengan alasan perencanaan pada awal memasuki jenjang berkeluarga , prioritas kedua generasi tersebut tidak memilih punya anak dulu tetapi memiliki harta dulu. Jumlah anak yang dianggap ideal dalam keluarga baik pasangan keluarga generasi tua maupun generasi muda antara 2 – 3 anak dan kedua generasi memandang jumlah 3 anak dalam keluarga sudah dinilai banyak atau keluarga besar. Baik pasangan keluarga generasi tua maupun muda pada masyarakat Kecamatan Buah Dua berhaluan keluarga kecil. Sedikitnya rata-rata anak yang dimiliki keluarga terkait dengan penilai negatif seperti “supaya kebutuhan keluarga tercukupiâ€, dan “tidak mau direpotkan oleh anak “.Penilaian semacam ini artinya identik dengan anak sebagai beban ekonomi dan anak sebagai beban psikologis dalam keluarga. Kata kunci: demografis, keluarga generasi tua, keluarga generasi muda.
Copyrights © 2012