Penting untuk dilakukan upaya integrasi interkoneksi ilmu pengetahuan guna membangun kembali ilmu terapan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam, terutama dalam praktik dan teori bimbingan dan konseling di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis integrasi interkoneksi dalam menyelenggarakan eksistensial humanistik dalam konteks bimbingan dan konseling Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan triangulasi yang mana pendekatan ini mengintegrasikan data atau informasi dari berbagai sumber data dan teori untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Hasil penelitian ini ialah bahwa Eksistensial humanistik berbasis Islam menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan manusia secara holistik, yang mencakup aspek fisik, mental, emosional, dan spiritual. Al-Qur'an menegaskan nilai-nilai harga diri, kemuliaan, dan kehormatan setiap individu sebagai khalifah Allah di bumi. Islam mendorong hubungan yang penuh kasih sayang dan adil antarindividu serta mengajarkan bahwa belajar dan pengetahuan merupakan sarana untuk mencapai potensi diri yang lebih tinggi. Kebutuhan spiritual juga diakui sebagai hal yang fundamental, memperdalam hubungan dengan Allah dan mencari makna hidup yang lebih tinggi.
Copyrights © 2024