Dangke merupakan makanan khas Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Enrekang yang dibuat dari susu kerbau atau susu sapi. Dangke memiliki keunggulan sebagai produk Kabupaten Enrekang, sehingga ciri khas dari produk tersebut tetap dipertahankan, sehingga proses produksinya masih dilakukan secara tradisional yang berdampak pada aspek keamanan pangan kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan aspek keamanan pangan terhadap mutu organoleptik dangke. Parameter yang diukur dalam penelitian ini yaitu keamanan pangan meliputi pengadaan bahan baku susu segar, pekerja, peralatan pengolahan, bahan baku dan produk dangke; dan organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian dilakukan di Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan pada bulan September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aspek keamanan pangan tertinggi pada tiga lokasi, berturut – turut adalah peternakan di dekat lereng gunung (63%) dengan mutu hedonik warna (3,55), aroma (3,66), rasa (3,99) dan tekstur (3,74); peternakan di dekat pemukiman (61%) dengan mutu hedonik warna (3,23), aroma (3,54), rasa (3,99), dan tekstur (3,55); dan peternakan di dekat perairan (58%) dengan mutu hedonik warna (3,02), aroma (3,50), rasa (3,66), dan tekstur (3,35).
Copyrights © 2023