Penelitian ini menemukan masalah bahwa Anak-anak kesulitan mengidentifikasi huruf alfabet, termasuk mengenali bentuk, dan nama huruf dengan tepat serta menghubungkannya dengan kata-kata sehari-hari. Mereka juga sulit membedakan huruf serupa, seperti b dan d, serta mengingat urutan alfabet, yang dapat mempengaruhi kemampuan membaca. Rancangan penelitian mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian berbentuk quasi eksperiment. Populasi yang digunakan yaitu anak-anak yang berusia 5-6 tahun di taman kanak-kanak Jakarta Selatan dengan sampel sebanyak 34 anak di dua kelas. Kelas eksperimen menggunakan perlakuan dengan metode membaca interaktif melalui media big book (MMIMMB) dan kelas kontrol menggunakan perlakuan dengan pembacaan cerita langsung (PCL). Teknik analisis data yang digunakan berupa pengujian one way anova, pengujian homogenitas, pengujian normalitas, pengujian validitas dan analisis data. Temuan memperlihatkan bahwasanya penggunaan metode membaca interaktif melalui media big book terhadap kemampuan mengidentifikasi huruf alfabet terlihat bahwa kelas eksperimen (MMIMMB) memiliki perbedaan dengan kelas kontrol (PCL). Kesimpulannya, hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji hipotesis One Way Anova menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti hipotesis diterima karena hasil signifikansi berbeda secara signifikan.
Copyrights © 2024