Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak SDN 4 Tukadsumaga. Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dan guru dalam mensukseskan kurikulum merdeka, mengulas efisiensi penerapannya, serta mengidentifikasi problematika atau kendala. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sebetulnya Implementasi Kurikulum Merdeka lebih mudah diterapkan di SDN 4 Tukadsumaga karena kurikulum baru ini mengusung Konsep Merdeka Belajar yang memungkinkan guru tidak terlalu direpotkan dengan pekerjaan administratif. Kemudian dari segi pelaksanaan intra kurikuler, hampir semua anak mampu memenuhi standar, dan pelaksanaan kurikulum merdeka ini lebih sederhana daripada kurikulum 2013.
Copyrights © 2024