Saat ini dunia pendidikan sedang dihadapkan pada kondisi dimana siswa mengalami degradasi terhadap nilai-nilai Pancasila. Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai kasus penyimpangan seperti tawuran, perundugan, pelecehan, dan berbagai permasalahan asusila lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka berorientasi proyek profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitan ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan siswa Sekolah Dasar. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrument nin kognitif berupa kuesioner. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan simpulan. Hasil penelitian pada setiap aspek diproleh hasil sebagai berikut. 1). Aspek beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa memiliki persentase skor sebesar 86%. 2). Aspek berkebhinekaan global memiliki persentase sebesar 82%. 3). Aspek gotong royong memiliki persentase sebesar 80%. 4). Aspek kemandirian memiliki persentase sebesar 82%. 5). Aspek berpikir kritis memiliki persentase sebesar 77%, dan 6). Aspek reatif memiliki persentase sebesar 79%. Dengan demikian, implementasi kurikulum merdeka berorientasi profil pelajar Pancasila dapat meningkatkan karakter siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2024