Esai ini menyelidiki pertanyaan menarik tentang kematian dan keabadian manusia, yang secara khusus berfokus pada doktrin Kristen tentang kebangkitan badan. Melalui penafsiran perspektif Thomas Aquinas, seorang filsuf abad pertengahan terkemuka, esai ini mengeksplorasi sifat kompleks identitas manusia dan hubungan jiwa-badan. Peneliti mengkaji peralihan Aquinas dari filsafat Plato, penggabungan teori hilemorfis Aristoteles, dan keyakinannya pada sifat transenden jiwa manusia. Esai ini diakhiri dengan menyoroti kontribusi Bonaventure dari Bagnoregio, seorang kontemporer Aquinas, yang menawarkan penjelasan yang memuaskan secara intelektual tentang keberadaan independen jiwa. Pada akhirnya, penelitian ini memberikan pertimbangan komprehensif terhadap eskatologi Aquinas dan menyoroti dimensi teologis dan filosofis dari sifat manusia dan keabadian.
Copyrights © 2023