Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan struktur jaringan sosial petani sayur-sayuran. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Keranjang Desa Wayame Kota Ambon. Pendekatan penelitian kuantitatif, sampling jenuh dalam menuntukan sampel sebanyak 20 orang petani. Analisis data menggunakan Rank Spearman untuk melihat hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa struktur jaringan sosial petani sayuran berdasarkan isu masing-masing informasi pada umumnya bersifat open network, dimana ciri hubungan bersifat longgar atau rendah. Actor yang memegang peranan penting dalam jaringan sosial adalah P16 dari perananya sebagai Bdrige atau jembatan penghubung antara penyuluh dengan petani, terkhususnya yang berkaitan dengan informasi Saprodi, sedangkan informasi yang berkaitan dengan pemasaran dan modal usaha didapatkan melalui actor yang berperan sebagai Leason.
Copyrights © 2023