Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan sosial ekonomi dan sistem pengelolaan tanaman pala di desa Lilibooi, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi tanaman pala usahatani rakyat yang dikelola secara tradisional. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 petani yang ditentukan secara acak dari semua populasi petani pala di Neberi Lilibooi. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani setempat dan data sekunder diperoleh melalui referensi yang tersedia dari lembaga resmi yang relevan dengan penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan distribusi skor dan kategori skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi Negeri Lilibooi telah memadai. Sistem pengelolaan pala di Negeri Lilibooi masih menerapkan sistem budidaya tradisional (bersifat turun-temurun). Kepemilikan lahan yang pada mulanya dikelola secara bersama oleh keluarga secara perlahan mulai beralih kepada kepemilikan individual berdasarkan garis keturunan. Dengan berubahnya struktur agraria seperti ini maka berdampak juga terhadap produksi tanaman pala yang dihasilkan, pemanfaatan untuk wilayah permukiman dan terjadi diversifikasi ragam usatani. Hasil produksi ini berhubungan langsung dengan pendapatan yang akan diterima oleh petani pala.
Copyrights © 2024