Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendokumentasikan serta menganalisis sejarah gerakan ekumene di Tanah Papua dalam karya kemanusiaan untuk keadilan dan perdamaian pada Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah (historiografi) dalam pendekatan kualitatif, melalui studi kepustakaan dan wawancara. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa realitas peristiwa-peristiwa persoalan Papua dalam sejarah telah menggerakkan semangat ekumenis di Tanah Papua untuk berkarya mewujudkan keadilan dan perdamaian, yang dimaknai sebagai suatu gerakan pembebasan, pertama-tama adalah bebas dari segala tekanan di politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan hidup yang selama ini menindas. Tetapi juga di lain sisi jika dapat memilih, oleh beberapa orang atau tokoh, gerakan pembebasan mengandung unsur politis yang diharapkan dapat lebih memberi ruang yang luas bagi kebebasan berekspresi, mengembangkan potensi, karya-karya dari orang-orang Papua di tanahnya sendiri.
Copyrights © 2024