Penelitian ini menyelidiki manfaat E-Commerce dan kekurangan e-commerce dalam pemasaran pertanian dengan menggunakan metode analisis bibliometrik. Dalam analisis ini, berbagai artikel akademik, makalah konferensi, dan publikasi ilmiah dikumpulkan. Co-authorship, co-citation, dan jaringan co-occurrence kata kunci membantu mengidentifikasi kelompok penelitian utama. Hasilnya menunjukkan bahwa lapangan memiliki banyak disiplin dan mencakup masalah seperti adopsi, UKM, keyakinan, pemasaran digital, dan inovasi. Karya penting seperti "Difusi Inovasi" oleh Rogers et al. dan "Manajemen Pemasaran: Perspektif Asia Selatan" oleh Kotler memberikan informasi dasar. Kata kunci yang sering digunakan, seperti "perdagangan", yang menunjukkan bahwa transaksi digital adalah yang paling penting, dan "adopsi", yang menunjukkan bahwa strategi e-commerce diintegrasikan. Selain itu, kata kunci dengan kemunculan yang lebih sedikit, seperti "Media Sosial" dan "Sumber Daya," menjelaskan aspek-aspek wacana yang bernuansa. Temuan ini berkontribusi pada peningkatan pemahaman tentang dampak e-commerce pada pemasaran pertanian, menawarkan wawasan untuk agribisnis, pembuat kebijakan, dan peneliti.
Copyrights © 2024