Masalah gizi masih menjadi perhatian di dunia, tingginya prevalensi Stunting menjadi pencetus sepertiga dari seluruh pencetus kematian Balita di seluruh dunia. Status gizi adalah tanda-tanda yang diakibatkan oleh keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran gizi oleh tubuh. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan ibu tentang gizi, Ibu balita yang memiliki pengetahuan yang baik tentang gizi pasti akan menerapkan di setiap hidangan yang akan mereka konsumsi setiap hari agar kebutuhan gizi balita terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada balita di Desa Candinata Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian dengan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dengan Cluster Random Sampling sebanyak 102 Ibu Balita di Desa Candinata, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan timbangan Digital balita. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil analisis menggunakan software menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada balita dengan nilai ρ = 0,000 dimana nilai ρ < α = 0,05, dengan koefisien korelasi 0,799 yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada balita dengan kekuatan korelasi kuat dan arah hubungan yang positif.
Copyrights © 2025