Studi kapasitas akumulasi logam merkuri oleh ekosistem mangrove di perairan Desa Luhu yang menjadi pusat panambangan cinnabar sangat penting dilakukan sebagai bagian dari uapaya penyelamatan lingkungan karena merkuri yang dihasilkan dari aktivitas tersebut sangat berbahaya bagi manusia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar logam Hg pada beberapa stasiun di Perairan Desa Luhu, diperoleh kadar merkuri tertinggi berada pada sedimen dengan sebarannya adalah (stasiun I 5.615,512 mg/kg, stasiun II 172,038 mg/kg, stasiun III 249,65 mg/kg). Sementara perhitungan nilai BCF menunjukkan bahwa mangrove (Rhizophora mucronata) pada lokasi II dan III dikategorikan sebagai excluder dan nilai BCF >1 pada lokasi I menunjukkan bahwa mangrove bertindak sebagai tumbuhan akumulator dan perhitungan nilai TF menunjukkan bahwa lokasi II dan III memiliki nilai TF >1 maka tumbuhan mangrove pada Lokasi II dan III termasuk dalam fitoekstraksi, sedangkan pada lokasi I, diperoleh nilai TF <1 sehingga tergolong fitostabilisasi. Dapat disimpulkan bahwa kandungan logam Hg pada sedimen di perairan area tambang cinnabar Desa Luhu telah melebihi standar yang ditetapkan oleh US EPA yaitu 0,22 mg/Kg
Copyrights © 2024