Berdasarkan pengalaman peneliti selama menjadi Kepala Sekolah di SD Negeri 3 Sukajaya Kabupaten Pangandaran, ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi guru. Permasalahan itu antara lain dalam hal bimbingan kepada siswa. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya pengimplementasian peran motivasi kepala sekolah kepada guru. Kepala sekolah perlu meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaksana pendidikan. Sebagai pemimpin dalam lembaga pendidikan, kepala sekolah sudah semestinya memiliki pengetahuan yang luas dan keterampilan memimpin yang handal. Hal tersebut perlu dimiliki agar kepala sekolah mampu mengendalikan, mempengaruhi, dan mendorong guru, staf, dan pegawai lainnya untuk melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, efektif, serta efisien. Tujuan dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dalam mengikuti bimbingan oleh Kepala Sekolah di SD Negeri 3 Sukajaya Kabupaten Pangandaran Tahun 2020; untuk mengetahui pelaksanaan tugas bimbingan oleh guru di SD Negeri 3 Sukajaya Kabupaten Pangandaran Tahun 2020. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah dimana sebagai subjeknya adalah 7 orang guru. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Partisipasi guru dalam kegiatan supervisi oleh kepala sekolah dapat meningkatkan cara membimbing siswa di SD Negeri 3 Sukajaya Cimerak Kabupaten Pangandaran sebesar: 28%. Kondisi awal partisipasi guru baru mencapai 68% dan kondisi akhir siklus II mencapai 96% dimana guru yang partisipasi dengan baik semula hanya pada sebagian indikator, namun setelah dilakukan perbaikan semua indikator dapat terpenuhi sesuai dengan harapan. (2) Kemampuan guru dalam membimbing siswa di SD Negeri 3 Sukajaya Cimerak Kabupaten Pangandaran Tahun Pelajaran 2019/2020 mengalami peningkatan sebesar:29%. Kondisi awal baru mencapai 71% dan kondisi akhir siklus II mencapai 100% dimana semua guru mencapai di atas batas KKM 75% dan semua indikator sudah mencapai dan atau di atas 75%. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi guru sebelum penyelenggaraan supervisi dengan kondisi setelah penyelenggaraan supervisi. Di mana kedua variabel yang menjadi objek penelitian secara bersama-sama mengalami perubahan yang lebih baik. Berdasarkan kenyataan data di atas, maka secara keseluruhan penyelenggaraan supervisi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima kebenarannya dan dinyatakan sah secara ilmiah. Artinya, “Kemampuan guru dalam membimbing siswa dapat ditingkatkan dengan implementasi motivator kepala sekolah di SD Negeri 3 Sukajaya, Cimerak Kabupaten Pangandaran
Copyrights © 2022