Pencemaran limbah minyak akan berdampak buruk terhadap lingkungan seperti penurunan daya lingkungan.Penurunan daya lingkungan dapat dilihat dari rusaknya kehidupan organisme lingkungan perairan. Rusaknya kehidupan organisme lingkungan perairan sangat berdampak pada produktivitas nelayan yang ada di dunia. MenurutIMO (Internasional Maritime Organization) kualifikasi kepekatan limbah minyak yang dapat dibuang harus kurang dari 15 ppm (Part Per Million). Tujuan penelitian ini untuk merancang dan mewujudkan sistem monitoring oil waterseparator pada sistem kapal. Sistem ini berfungsi sebagai pemisah antara air laut dengan minyak yang disebabkan limbah dari ruang mesin kapal yang ditampung pada tangki. Proses pemisahan ini menggunakan komponen servovalve yang memiliki fungsi sebagai kran automatic yang dimana pergerakannya diperintah oleh mikrokontroller arduino mega 2560 melalui sensor Light Dependent Resistor (LDR) . Sedangkan sensor Total Dissolve Solid (TDS)dan display Liquid Crystal Display (LCD) sebagai indikator sekaligus untuk memantau proses tersebut. Penerapan barometer ini ditujukan untuk memonitor kadar air yang dibuang agar tidak melebihi 15 ppm.
Copyrights © 2024