Pelaksanaan sebuah proyek membutuhkan penjadwalan pelaksanaan proyek agar dapat diketahui durasi pelaksanaan proyek. Penjadwalan proyek merupakan salah satu bagian dari perencanaan sebuah proyek, dan merupakan pengalokasian waktu yang tersedia untuk melaksanakan setiap kegiatan proyek untuk mencapai hasil yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah durasi optimal proyek pembangunan Kantor DPRD Kabupaten Sleman, Yogyakarta menggunakan metode CPM. Critical Path method (CPM) atau metode lintasan kritis merupakan salah satu metode penjadwalan yang berorientasi dalam menentukan posisi waktu yang paling optimal. Alat bantu yang digunakan dalam penentuan kegiatan kritis berupa Software Microsoft Project 2016, Durasi yang digunakan untuk Analisa pekerjaan yaitu durasi dari hasil wawancara, dan studi kasus yang diambil adalah Gedung Kantor DPRD Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berdasarkan hasil penjadwalan ulang dengan menggunakan metode lintasan kritis lebih optimal dibandingkan dengan durasi rencana proyek. Durasi optimal dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan proyek adalah 315 hari dari durasi wawancara 357 hari dengan efisiensi waktu 11,8 % dan dapat diketahui item pekerjaan yang kritis atau pekerjaan yang memerlukan pengawasan agar tidak terjadi pennundaan dan keterlambatan
Copyrights © 2024