Perayaan Lebaran Idul Fitri di Indonesia tidak hanya merupakan momen keagamaan tetapi juga mengandung makna sosial, budaya, dan psikologis yang mendalam bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebahagiaan masyarakat saat silaturahmi Lebaran di Kecamatan Sungai Jawi Dalam, Pontianak. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi silaturahmi Lebaran memiliki dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan psikologis masyarakat. Kebahagiaan yang dirasakan selama silaturahmi diidentifikasi melalui peningkatan ikatan sosial, perasaan bahagia, dan penurunan stres. Namun, beberapa individu juga melaporkan perasaan sedih terkait kehilangan anggota keluarga. Temuan ini memberikan wawasan tentang pentingnya tradisi sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat berkontribusi pada kebijakan yang mendukung interaksi sosial yang sehat di komunitas. The celebration of Eid al-Fitr in Indonesia is not only a religious moment but also contains deep social, cultural and psychological meanings for the community. This study aims to analyze the happiness of the community during the Eid gathering in Sungai Jawi Dalam, Pontianak. Using a qualitative method, this research collected data through in-depth interviews and participant observation. The results indicate that the Eid gathering tradition significantly positively impacts the psychological well-being of the community. Happiness experienced during the gathering is identified through enhanced social bonds, feelings of joy, and reduced stress. However, some individuals also reported sadness related to the loss of family members. These findings provide insights into the importance of social traditions in enhancing community well-being and can contribute to policies supporting healthy social interactions within communities.
Copyrights © 2024