Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri memiliki peran penting dalam meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia melalui tradisi serta interaksi sosil yang terjalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pelaksanaan tradisi lebaran serta interaksi sosial dalam membangun kebahagiaan pada masyarakat khususnya masyarakat di Nanga Tayap. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif bertujuan untuk memahami bagaimana makna dan dampak tradisi Lebaran terhadap psikologi positif. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka, wawancara, dan observasi pada tanggal 9-10 April 2024 di Kecamatan Nanga Tayap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mudik, silaturahmi, dan saling memaafkan memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat ikatan keluarga, menciptakan kebahagiaan sosial, meningkatkan makna hidup, kepuasan hidup, serta resiliensi dan pengelolaan stres. Lebaran memungkinkan masyarakat untuk kembali ke akar mereka, memperkuat hubungan dengan anggota keluarga yang terpisah oleh jarak. Tradisi ini memberikan individu rasa tujuan dan keterhubungan dengan sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Kesimpulannya, perayaan Lebaran tidak hanya memperkaya nilai budaya dan religius, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan emosional dan sosial individu serta komunitas di Nanga Tayap. Lebaran or Eid al-Fitr has an important role in increasing the happiness and welfare of people in Indonesia through traditions and social interactions. This research aims to find out how the role of the implementation of Eid traditions and social interactions in building happiness in the community, especially the people in Nanga Tayap. The method used in this research is descriptive qualitative method that aims to understand how the meaning and impact of Lebaran tradition on positive psychology. Data were collected through literature review, interviews, and observations on April 9-10, 2024 in Nanga Tayap District. The results showed that the traditions of mudik, silaturahmi, and mutual forgiveness make a significant contribution in strengthening family ties, creating social happiness, increasing the meaning of life, life satisfaction, and resilience and stress management. Lebaran allows people to return to their roots, strengthening relationships with family members separated by distance. It gives individuals a sense of purpose and connectedness to something bigger than themselves. In conclusion, the celebration of Lebaran not only enriches cultural and religious values, but also improves the emotional and social well-being of individuals and communities in Nanga Tayap.
Copyrights © 2024