Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional, beban kerja, dan komitmen kerja terhadap kinerja guru, dengan mempertimbangkan peran kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian ex-post facto. Pengambilan sampel non-probabilitas. Metode menggunakan teknik purposive sampling digunakan dengan mengambil sampel sebanyak 58 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari skala Likert 5 poin. Analisis PLS-SEM digunakan untuk menganalisis data dan menguji model konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi profesional dan beban kerja dapat mempengaruhi kinerja guru secara langsung maupun tidak langsung dengan melibatkan kepuasan kerja. Sedangkan komitmen kerja tidak dapat mempengaruhi kinerja guru secara signifikan tanpa adanya kepuasan kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah dan pemerintah memberikan dukungan dan kesempatan kepada guru untuk terus mengembangkan kompetensinya melalui pelatihan, lokakarya, dan program pengembangan profesi lainnya. Evaluasi beban kerja guru. Meningkatkan rasa kepemilikan dan keterlibatan guru terhadap pekerjaannya melalui program pengakuan, pembinaan karir, penciptaan lingkungan kerja yang mendukung, dan sebagainya. Survei berkala juga perlu dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan kerja guru. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru yang pada akhirnya berdampak positif terhadap mutu pendidikan secara keseluruhan
Copyrights © 2024