Heterogenitas kebudayaan di Indonesia menjadikan suatu objek yang menarik untuk diteliti, dalam penelitian kali ini, peneliti mengangkat persoalan nilai-nilai yang terkandung dalam aliran kerohanian Sapta Darma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai dari kearian lokal aliran kerohanian Sapta Dharma dan mengetahui bagaimana pandangan masyarakat terhadap aliran kerohanian Sapta Darma melalui perspektif sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perspektif teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Taylor tentang teori jiwa serta konsep monotheism. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mojosari. Hasil dari penelitian ini adalah aliran kerohanian Sapta Darma tidak mutlak dikatakan sebagai agama, konsep ketuhanan yang dianut oleh penghayat aliran kerohanian Sapta Darma ialah monotheism dengan hanya menyembah kepada Allah Yang Maha Kuasa, wewarah pitu yang digunaakan sebagai way of life terkandung nilai-nilai adiluhung, gotong royong, kemandirian, dan patriotisme, aliran kerohanian Sapta Darma merupakan kepercayaan yaang fleksibel untuk dilakukan, sehingga penganutnya dapat menjalankan agama dan kepercayaan Sapta Darma
Copyrights © 2023