Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian suatu perlakuan terhadap sampel penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi experimental dengan menggunakan desain postest non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 9 Makassar yang berjumlah 140 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 1 dengan jumlah peserta didik 35 orang dan XI MIA 2 dengan jumlah peserta didik 34 orang. Berdasarkan analisis deskriptif didapatkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing adalah sebesar 22.03 dan standar deviasinya 2.57, sedangkan skor rata-rata hasil belajar fisika yang diajar secara konvensional adalah sebesar 20.74 dan standar deviasinya 2.40. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan yang diajar secara konvensional pada peserta didik, (2) terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada peserta didik untuk kelompok yang memiliki minat belajar tinggi yang minat belajar rendah, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan minat belajar dalam mempengaruhi hasil belajar fisika. The aim of this research was to determine the effect of providing treatment on the research sample. This research is a quasi experimental that use posttest nonequivalent control group design. The population in this research is all of the students at class XI that has 140 students. The sample consist of class XI MIA 1 that has 35 students and class XI MIA 2 that has 34 students. The descriptive analysis showed that the average score of physics learning outcomes that taught by guided inquiry learning model is 22.03 and its deviation standard is 2.57, while the average score of physics learning outcomes of students that taught by conventional learning is 20.74 and its deviation standard is 2.40. The proving of hypothesis uses significance standard 5%. The results of inferential analysis showed that: (1) there is the difference of significant physics learning outcomes between the students that taught by guided inquiry learning and the students that taught by conventional teaching, (2) there is the difference of significant physics learning outcomes between the students that taught by guided inquiry learning and the students taught by conventional teaching for the high learning interest group and the low learning interest group, (3) there is the interaction between guided inquiry learning model with learning interest to influence physics learning outcomes.
Copyrights © 2023