Pembelajaran teori grup cenderung berpusat pada dosen dan kurangnya keterampilan mahasiswa dalam membuktikan teorema-teorema yang diberikan. Mahasiswa masih kesulitan pada materi teori grup yang memiliki tingkat abstraksi yang tinggi. Salah satu media pembelajaran yang digunakan yaitu perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) yang dapat meningkat prestasi belajar mahasiswa. Sedangkan model pembelajaran discovery learning mahasiswa diberikan lebih banyak kebebasan yang sesuai dengan pemikiran mahasiswa dalam menemukan penyelesaian atas masalah yang diberikan dan mahasiswa dapat mengekplorasi kemampuannya dalam menjawab pertanyaan sesuai dengan pemikiran atau imajinasinya. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu menganalisis temuan-temuan yang terkait dengan teori grup dengan model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) pada mahasiswa Program Studi Matematika semester 4 (empat). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif.. Hasil dari penelitian bahwa ada peningkatan nilai mahasiswa dengan rata-rata 75,92 dengan model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan perangkat lunak GAP (Groups, Algorithms and Programming) pada materi teori grup. Kata Kunci: Discovery Learning , GAP (Groups, Algorithms and Programming)
Copyrights © 2023