Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kematangan emosi dengan perilaku agresi yang dimoderasi oleh fanatisme pada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri dan Swasta di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 121 di Kota Bandung. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner online. Menggunakan instrumen alat ukur kematangan emosi dengan reliabilitas 0,61. The Aggression Questionnaire dengan reliabilitas 0.82. Alat ukur fanatisme dengan reliabilitas 0.82. Hasil menunjukkan bahwa variabel fanatisme merupakan variabel prediktor, maka dari itu fanatisme tidak dapat memoderasi hubungan kematangan emosi dengan perilaku agresi.
Copyrights © 2024